Jangan. Jangan menilai orang lain begitu saja.
Tak ada yang mampu tahu telah seberapa dekat seorang manusia dengan Tuhannya.
Tak ada yang tahu kapan kita terbangun di kala yang lain lelap. Menangis dalam taubatan nasuha. Melirih di tiap bacaan shalat. Bershalawat dalam tunduk kepada kecintaan. Menggali ilmu melalui bacaan-bacaan peninggi akhlak. Menutup malam dengan lantun ayat suci Al-Quran. Meminta doa-doa yang disambung melalui kedekatan kepada Illahi Rabb.
Tak ada yang tahu kapan kita telah meninggalkan yang bukan halalnya. Berserah agar menjadi manfaat di setiap lakunya. Berucap meminta dilindungi dari segala ego manusia. Mencintai Tuhan, lebih deras dari bentuk cinta teruntuk dunia.
Tak ada yang tahu seberapa jauh kita telah lebih memilih bersabar.
Tak ada yang tahu, kecuali pribadi diri. Karena setelahnya, tenang jiwa atas cobaan apapun akan selalu menjadi hadiah Tuhan. Dan kembali bersabar, menanti waktu yang ditetapkan.
Segala yang baik akan berakhir baik, saudara-saudaraku. Mari percaya bersamaku.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar