Kerlip itu bukan kunang-kunang. Cuma lampu-lampu bersinar terang. Meski bukan siang, cahayanya membuat malam benderang. Lalu aku teringat kamu, sayang.
Sudah berapa malam kita tak di sana. Bercanda bersuka-suka. Berbuih aura ceria. Menyenandungkan irama-irama.
Sudah berapa malam kamu di negeri orang. Tak ingatkah engkau jalan pulang?
Lalu aku teringat kamu, sayang.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar