
sebentuk rasaku berada di sini. di kehidupan ini. dimana setiap kesejukan menetes pada helai daun, dan kebaikan melembut pada bentuk hati -- kita -- yang terbalut oleh cinta.
mengapa nurani begitu tak terbaca?
jangan khawatir, aku pun tidak begitu memahami. tapi setiap kuucap kata kita, ada getar di sana -- di pertautan dua hati yang memang melambangkan kata -- kita :)
menyumbat selongsong ragaku. mengaum bak jelmaan singa nan gagah. kuat, sesak, namun kelembutannya mempesona. membuai putaran rindu. mengikis debaran pilu. mengusap rintihan peluh. menuai pesisir tawa. kau tahu apa itu? yaa. itu dirimu, Cinta.
saat itu, sejak pertama kutatap bola matamu dalam radius 5000mm, kau -- membunuh langkahku -- dari segala jejak lain.
mengapa nurani begitu tak terbaca?
jangan khawatir, aku pun tidak begitu memahami. tapi setiap kuucap kata kita, ada getar di sana -- di pertautan dua hati yang memang melambangkan kata -- kita :)
menyumbat selongsong ragaku. mengaum bak jelmaan singa nan gagah. kuat, sesak, namun kelembutannya mempesona. membuai putaran rindu. mengikis debaran pilu. mengusap rintihan peluh. menuai pesisir tawa. kau tahu apa itu? yaa. itu dirimu, Cinta.
saat itu, sejak pertama kutatap bola matamu dalam radius 5000mm, kau -- membunuh langkahku -- dari segala jejak lain.
dengan, dari, dan teruntuk cinta
